Krim Jerawat Anda Mungkin Mengandung Zat Penyebab Kanker?

Table of Contents

Your acne cream might contain a carcinogen


Kandungan bahan kimia yang diketahui dapat memicu kanker ditemukan pada perawatan jerawat yang banyak digunakan. Kasus ini menambah daftar produk konsumen yang terkontaminasi bahan berbahaya, setelah sebelumnya ditemukan pada produk pembersih tangan, tabir surya, dan sampo kering.

Munculnya Kekhawatiran pada Produk Perawatan Jerawat

Produk perawatan jerawat dari beberapa merek ternama, termasuk Proactiv, Up & Up milik Target Corp, dan Clinique, menunjukkan tingginya kadar zat pemicu kanker. Hal ini terungkap dalam petisi yang diajukan oleh laboratorium pengujian independen kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

Permintaan Penarikan Produk dan Investigasi Lebih Lanjut

Laboratorium tersebut meminta FDA untuk menarik kembali produk perawatan yang terkena dampak, yang semuanya mengandung bahan aktif benzoyl peroxide, sambil menunggu penyelidikan dari regulator. Benzena adalah senyawa alami dalam bensin dan asap tembakau, yang dapat menyebabkan leukemia jika terpapar dalam jumlah tinggi, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

Selama tiga tahun terakhir, senyawa ini telah terdeteksi dalam beberapa produk populer, meningkatkan kesadaran konsumen akan potensi ancaman dalam produk perawatan mereka dan memicu pertanyaan tentang pengawasan FDA terhadap industri. Beberapa perusahaan seperti Johnson & Johnson, Unilever Plc, dan Procter & Gamble Co. telah melakukan penarikan produk.

Temuan dari Laboratorium Pengujian Valisure LLC

Valisure LLC yang berbasis di New Haven, Connecticut, laboratorium pengujian yang mengajukan petisi tersebut, telah memposisikan diri sebagai penjaga keamanan bagi konsumen. Valisure memperoleh pengakuan dengan melakukan penelitian produk dan memiliki kesepakatan dengan sistem perawatan kesehatan besar, termasuk Kaiser Permanente dan Departemen Pertahanan AS, untuk menguji obat-obatan yang digunakan oleh anggotanya dan menyingkirkan perawatan yang tidak memenuhi standar.

Tanggapan FDA dan Perusahaan

FDA menyatakan bahwa badan tersebut akan berupaya untuk memverifikasi keakuratan data Valisure sebelum mengambil tindakan atas petisi laboratorium. “Badan akan terus memberikan informasi terbaru kepada publik mengenai benzena dalam produk obat-obatan, jika sesuai,” kata Jeremy Kahn, juru bicara FDA dalam sebuah pernyataan. Perusahaan diwajibkan untuk memastikan keamanan produk mereka, tambahnya.

Hasil Pengujian dan Dampaknya

Dalam penelitian jerawatnya, Valisure menguji 66 produk benzoyl peroxide, termasuk krim, losion, gel, dan sabun yang tersedia baik dijual bebas di toko ritel utama maupun melalui resep dokter. Meskipun pedoman FDA mengizinkan hingga 2 bagian per juta benzena, Valisure menemukan hingga sembilan kali lipat jumlah tersebut dalam beberapa perawatan. Kadar tersebut melonjak secara signifikan ketika produk diuji pada suhu yang lebih tinggi yang dirancang untuk mereplikasi bagaimana produk tersebut dapat rusak seiring waktu, misalnya jika disimpan di lemari obat di kamar mandi yang lembap.

Rincian Temuan pada Merek Tertentu

Krim benzoyl peroxide 2,5% Proactiv, yang diproduksi oleh Taro Pharmaceutical Industries Ltd., mengandung hingga 1.761 bagian per juta benzena selama pengujian stabilitas Valisure, sementara krim serupa dari Target mencapai 1.598 bagian per juta dan perawatan dari Estee Lauder Cos.'s Clinique mencapai 401 bagian per juta. Krim benzoyl peroxide 10% dari Clearasil milik Reckitt Benckiser Group Plc awalnya diuji tepat pada batas FDA, tetapi melonjak menjadi 308 bagian per juta benzena setelah terpapar suhu tinggi selama lebih dari dua minggu.

“Reckitt yakin bahwa semua produk Clearasil, jika digunakan dan disimpan sesuai petunjuk pada labelnya, aman,” kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan. Keselamatan dan kualitas produk adalah prioritas utama, kata Reckitt. Perusahaan tidak menjawab pertanyaan tentang apakah mereka telah menguji krim jerawatnya terhadap benzena. Walgreens Boots Alliance Inc. mengatakan sedang meninjau petisi Valisure. “Kami bekerja sama dengan pemasok kami untuk mengikuti peraturan dan pedoman FDA untuk produk bermerek Walgreens,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Perwakilan dari Taro Pharmaceuticals dan Estee Lauder tidak menanggapi permintaan komentar. Target menolak berkomentar. Saham Reckitt turun 2% dan Unilever turun 0,4% di London, sementara Estee Lauder turun 1,3% dan Taro anjlok 2,4% pada penutupan di New York.

Penjelasan dan Pandangan dari Valisure

Presiden Valisure, David Light, menjelaskan bahwa kontaminasi terjadi karena benzoyl peroxide dapat terurai dan membentuk benzena. “Hal ini telah diketahui sejak lama,” katanya dalam sebuah wawancara. “Yang dibutuhkan hanyalah seseorang untuk memeriksanya.”